Bersedia Kembali Bela Argentina, Messi Bodoh

Hal tersebut dituturkan oleh Presiden Napoli, Aurelio de Laurentiis, yang memang dikenal sebagai sosok yang kerap menuturkan komentar pedas kepada para pelaku sepakbola. Kali ini, ADP berbicara mengenai keputusan Messi untuk kembali membela Timnas Argentina.

Bersedia Kembali Bela Argentina, Messi Bodoh

Lionel Messi, Kapten Barcelona ini akhirnya menunda keputusannya untuk gantung sepatu dari pentas Internasional setelah kegagalan di ajang Copa America 2016 kemarin. Banyak yang menyambut positif keputusan dari La Pulga ini, tapi tidak dengan Presiden Napoli, yang justru menganggap keputusan tersebut sangatlah bodoh.

Sebagai informasi, Aurelio De Laurentiis bukan hanya bekerja sebagai Presiden Napoli, dia juga salah seorang produser film asal Italia dan memang kerap menuturkan komentar yang menghebohkan media. Setelah sempat berkomentar pedas tentang Higuain, Juventus dan lain sebagainya, kali ini, ADP mengomentari sosok Messi.

Menurutnya, pria kelahiran Rosario itu sebagai sosok yang bodoh terkait dengan keputusannya menunda keputusan pensiun, hal tersebut karena Lionel Messi tidak perlu bermain untuk timnas Argentina lagi, lantaran jarang mendapat dukungan dari rekan-rekannya di atas lapangan.

Kita semua tahu, Messi sempat menghebohkan dunia sepakbola dengan keputusan pensiunnya usai Albiceleste tumbang di dua final Copa America dan satu Piala Dunia, di mana pemain Barca itu ikut terlibat dalam ketiga kompetisi Internasional itu.

Setelah adanya dukungan dari ribuan warga Argentina, Messi sendiri pada akhirnya memutuskan untuk membatalkan keputusannya itu, demi membantu Argentina meraih target lolos ke ajang Piala dunia 2018 mendatang dan bermain di kompetisi tersebut.

“Bagi saya, Messi adalah seorang pemain yang bodoh ketika dia memutuskan kembali ke timnas, Jika saya menjadi dia, saya akan mengatakan ‘Saya tidak akan menunjukkan diri saya sendiri di depan empat idiot yang tidak tahu bagaimana caranya bermain bersama saya’.” tutur De Laurentiis menurut Goal International.