Cannavaro Kecewa Van Dijk Gagal Raih Ballon d’Or

Fabio Cannavaro, mantan bek Tim Nasional Italia dan Real Madrid ini mengaku ikut kecewa melihat fakta kegagalan Virgil Van Dijk dalam perburuan Ballon d’Or tahun kemarin. Menurutnya, bek Liverpool itu hanya sedang tidak beruntung.

Virgil Van Dijk memang tampil gemilang pada kampanye musim 2018/19 kemarin. Mantan pemain Southampton tersebut turut berkontribusi atas keberhasilan Liverpool meraih tiga gelar juara pada 2019, yakni Liga Champions 2018-2019, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Dengan catatan yang ciamik tersebut, tak heran jika bek Tim Nasional Belanda ini diprediksi akan menjadi pemenang Ballon d’Or edisi 2019. Terlebih, sebelumnya dia juga berhasil membawa pulang penghargaan sebagai pemain terbaik Eropa versi UEFA.

Nahasnya, bek 28 tahun itu kalah saing dengan mega bintang Barcelona, Lionel Messi. Berdasarkan hasil voting yang melibatkan jurnalis sepak bola dari seluruh dunia, Van Dijk berada di peringkat kedua, hanya tertinggal 7 poin saja dari Messi.

Memang dari catatan individu, Messi jelas tampak lebih unggul. Sosok berusia 32 tahun tersebut sukses mencetak 51 gol dari 50 penampilan di seluruh ajang, dan membantu Barcelona mempertahankan gelar La liga Spanyol.

Meski demikian, kegagalan Van Dijk memenangkan Ballon d’Or kemarin membuat sejumlah pihak merasa kecewa. Salah satunya legenda Italia, Fabio Cannavaro. Menurutnya, memang sulit bagi seorang bek unutk memenangkan penghargaan tersebut.

“Saya mengirim pesan kepada Van Dijk untuk memberi selamat kepadanya pada musim lalu, tetapi sebagai bek, sulit untuk bisa memenangkan Ballon d’Or,” kata Cannavaro.

Dari segi kualitas, Cannavaro tak meragukan Van Dijk, apalagi sang bek sudah memenangkan Liga Champions Eropa. Tapi, ketika sudah bersaing dengan Messi dan Ronaldo, tampaknya memang tak ada jalan bagi pemain lain untuk memenangkannya.

“Anda tidak hanya perlu memiliki performa yang hebat dan memenangkan trofi.”

“Tapi Anda juga harus beruntung tidak memiliki pesaing seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di depan Anda.Itu adalah kuncinya. Jika Anda bersaing dengan Messi atau Ronaldo, Anda memulai pertandingan dengan tertinggal 0-1,” kata Cannavaro yang berhasil meraih Ballon d’Or 2006.