Carlo Ancelotti Kritisi Performa Lini Serang Bayern

Menghadapi sepuluh pemain bayer Leverkusen, tim asuhannya tidak satupun berhasil mencetak gol sampai laga berakhir, inilah yang kemudian membuat sang manajer harus melayangkan kritik terhadap para pemainnya, terutama di lini depan yang menurut Don Carletto, kurang memuaskan.

Carlo Ancelotti Kritisi Performa Lini Serang Bayern

Bayern Munchen tak mampu keluar dari keterpurukan pasca kekalahan kandang yang mereka telan di ajang Liga Champions Eropa. Menghadapi Bayer leverkusen, juara bertahan bundesliga itu hanya mampu bermain imbang tanpa adanya gol yang tercipta sampai laga usai.

Dalam pertandingan tersebut, sebenarnya tuan rumah Leverkusen hanya bermain dengan 10 orang saja usai kartu merah Tim Jedjav pada menit ke-59. Namun, Bayern gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di laga tersebut, padahal Roten total melepaskan 21 tembakan, enam di antaranya on target, namun tidak ada satu pun yang bersarang di gawang Bernd Leno.

Hasil seri itu membuat selisih Bayern di puncak klasemen Bundesliga terpangkas menjadi delapan poin dari pesaing terdekat RB Leipzig. Karenanya, pelatih Carlo Ancelotti kemudian menuturkan kekecewaanya, dimana dia mengkritisi lini serang tim asuhannya, seperti tumpul begitu saja.

“Saya rasa, performa tim ini cukup bagus, dengan tim kami yang menciptakan banyak peluan dalam pertandingan tersebut, namun sangat disayangkan karena kami hanya mendapati hasil imbang. Saya rasa, kami pantas menang. Tetapi Bayer Leverkusen bertarung dengan baik. Bagaimanapun, kami harusnya bisa meraih kemenangan dalam pertandingan nanti,”

“Banyaknya peluang yang terbuang adalah hal yang fatal. Faktanya, dalam pertandingan tersebut, kami memiliki empat sampai lima peluang emas. Saya juga punya kesempatan untuk mencetak gol, tetapi membuat keputusan salah. Itulah alasan saya dan tim ini merasa frustrasi dengan tim kami sendiri,” demikian kata sang manajer selepas laga.

Jika buruknya performa lini depan Bayern terus berlanjut, bukan tidak mungkin mereka gagal di Santiago bernabeu yang menjadi laga krusial bagi Die Roten dalam nasibnya di ajang Liga Champions Eropa tengah pekan ini.