Dipermalukan Southampton, Pelatih Tottenham Hotspur Kecewa Berat

PochettinoManajer asal Argentina itu menyebut bahwa sebenarnya Tottenham Hotspur besutannya memiliki banyak kesempatan dalam laga kontra Southampton, sayang sekali hanya satu yang menjadi gol. Pada intinya, Pochettino menganggap bahwa Spurs memang harus lebih banyak belajar.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino merasa kecewa karena timnya baru saja dipermalukan oleh Southampton dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-37. Bermain di kandang sendiri, Tottenham Hotspur sejatinya menguasai pertandingan, namun pada akhirnya justru mereka menjadi pihak minoritas pasca tim lawan menggelontorkan dua gol ke gawang hugo Lloris, sementara mereka hanya mampu membalas lewat satu gol saja, kedudukan 1-2 kemenangan The Saints pun membuat Tottenham terancam finish di peringkat tiga. Hal ini diakui Pochettino yang merasa bahwa para pemainnya memang harus lebih banyak belajar lagi jika ingin bersaing di papan atas.

“pada babak pertama kami bermain sangat baik, bahkan, kami mempunyai lebih dari 70 persen penguasaan bola. Akan tetapi, harus tampil lebih solid dan menunjukkan konsistensi, kami tidak konsisten hari ini. Tentu saja Saya kecewa, namun kami masih berjuang (untuk finish sebagai runner up)”

“Sama sekali Tidak ada penyesalan dari kekalahan kami pekan lalu – kami memulai pertandingan ini dengan amat baik. Mereka hanya mempunyai sedikit tembakan dan mencetak dua gol, tapi memang inilah sepakbola dan saya harus memberikan selamat kepada Southampton”

“Dengan demikian, sudah jelas bahwa Kami masih harus banyak belajar – kami harus terus meningkatkan kemampuan jelang berlangsungnya musim depan. Ini memang sangat penting untuk mengakhiri musim di urutan kedua, dan untuk melakukan itu kami harus memenangkan satu pertandingan sisa”

“Beberapa pekan terakhir ini sungguh sulit bagi kami, akan tetapi kami masih dalam posisi bagus dan jika kami menilik pada awal musim, kami semua harusnya bangga. Kami harus fokus pada diri sendiri, bukannya tetangga sebelah”

Add Comment