HomeBerita

Flashback Euro 1996, Memori Kelam dan Memalukan bagi Peter Schmeichel

Flashback Euro 1996, Memori Kelam dan Memalukan bagi Peter Schmeichel
Like Tweet Pin it Share Share Email

Peter SchmeichelPeter Schmeichel dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dalam sejarah sepakbola, dan dalam sejarah sepakbola Denmark, siapa sangka, status itu tidak mempengaruhi ketajaman seorang striker Legendaris Kroasia, Davor Suker, saat membawa Negaranya memenangi laga fase Group di ajang Piala Euro 1996 silam.

Tinggal menghitung hari untuk merasakan Atmosfer piala Euro 2016 yang akan digelar di Prancis mulai 10 Juni mendatang. Jelang berlangsungnya Turnamen tersebut, ada baiknya kembali mengingat momen historis dan memorable yang sempat terjadi pada edisi Euro di masa lampau. Euro 1996 yang berlangsung di Inggris jadi salah satu Memorable Momen bagi Dua sosok Legenda sepakbola, Peter Schmeichel (Denmark/Manchester Untied) dan Davor Suker (Kroasia/Real Madrid). Dalam momen di fase Group tersebut, Schmeichel menjadi pihak yang merasa dipermalukan, sedangkan Suker menjadi bintangnya.

Schmeichel membela Denmark yang bermain sebagai juara bertahan dalam ajang tersebut, sang kiper memiliki kemampuan luar biasa dalam mengawal gawang. Di Level klub dia memenangkan banyak gelar bersama Manchester United, sedangkan di level Internasional, dia sempat memenangkan Trofi Piala Euro pada tahun 1992. Namun, apa yang terjadi di Fase Group Piala Euro tahun 1996 di Inggris seperti tidak menunjukkan kualitas seorang Schmeichel sebagai Kiper Top Dunia saat itu. Di hadapan penyerang berkualitas milik Kroasia, Davor Suker, Schmeichel lemah tidak berdaya, dan begitu saja dipermalukan.

Denmark dan Kroasia bertemu di Hillsborough Stadium kala itu, Kroasia sudah memimpin dengan dua gol yang masing-masing dicetak oleh Davor Suker dan Zovinimir Boban. Namun penderitaan Denmark tidak berakhir sampai disitu, satu menit jelang laga usai, Kroasia menambah keunggulan lewat Suker.

Melihat sang kiper begitu maju dari areanya, Suker lantas men-chip bola untuk kemudian melewati Schmeichel dan bersarang ke gawang, Sampai saat ini, momen tersebut dianggap sebagai salah satu momen paling memalukan bagi Schmeichel.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *