Hart Juga Terpukau Dengan Donarumma

Bahkan, menurut penjaga gawang pinjaman Manchster City ini, jika Donnarumma bisa terus tampil konsisten di bawah mistar gawang Rossoneri dan Italia, maka nantinya, hanya langit yang akan menjadi batas dari kemampuan sang pemain.

Hart Juga Terpukau Dengan Donarumma

Di usia 16 tahun, Gianluigi Donnarumma sudah menjadi pusat perhatian dunia, dan kini di usia yang masih sangat muda (17 tahun) dia sudah benar-benar menjadi penjaga gawang bagi tim utama AC Milan. Hal tersebut membuat setiap orang terkesan, tidak terkecuali kiper Tim Nasional Inggris dan FC Torino, Joe Hart.

Sebagaimana diketahui, Donnarumma memang muncul sebagai salah satu kiper muda AC Milan musim lalu, dimana dia mendapatkan jatah bermain yang cukup banyak di level senior, kendati usianya masih 16 tahun. Kemudian, di usia 17 tahun, saat musim 2016/17 ini bergulir, Donnarumma sudah berhasil menggeser Diego Lopez, yang notabene nya jauh lebih tua dan lebih berpengalaman dibanding dirinya, untuk bermain di tim utama Rossoneri.

Tak heran jika kemudian, Donnarumma menjadi salah satu pusat perhatian dunia. Banyak raksasa Eropa yang begitu mendambakan sosoknya, namun tentu saja AC Milan enggan melepas percuma salah satu aset masa depan terbaik mereka tersebut.

Sampai saat ini, Donnarumma masih mampu membuat publik terkesan, termasuk salah satunya adalah penjaga gawang FC Torino yang merupakan pinjaman dari Manchester City, Joe hart. Menurut Hart, Donnarumma adalah sosok penjaga gawang yang memiliki masa depan sangat cerah. Jika dia bisa terus bermain konsisten sampai di masa mendatang, maka yang jati batasannya adalah langit.

“Saya sangat terkesan, saya tidak tahu tentang kejutan, tapi saya sangat, sangat terkesan dengannya, Ia hanya tampil setiap pekan. Usianya baru 17 tahun, dan ia melakukan ini sejak masih 16… itu usia muda untuk seorang kiper main di level ini. ”

“Ia tidak hanya menarik ditonton karena masih muda, ia menarik ditonton karena ia sangat bagus dan itu adalah pujian besar untuknya dan jika ia terus seperti ini, langit menjadi batas untuknya.” kata Hart kepada Goal.