Hazard Akui Musim Pertamanya di Real Madrid Kurang Memuaskan

Sejak bergabung pada musim panas kemarin, Hazard tak kunjung membuat fans Real Madrid berdecak kagum dengan aksi-aksinya di atas lapangan. Pemain Belgiapun sadar akan hal tersebut.

Seperti diketahui, Eden Hazard bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas kemarin. Penyerang tim nasional Belgia ini ditebus lewat mahar yang tak sedikit, 100 Juta Euro. Tentu saja, harapannya Hazard bisa menggantikan peran Ronaldo.

Pasalnya, Los Blancos tampak memperlihatkan performa yang menurun sejak mega bintang Portugal tersebut hengkang pada bursa transfer musim panas tahun 2018. Ekspektasinya, Hazard bisa menjadi superstar baru bagi publik Santiago Bernabeu.

Namun alih-alih tampil cemerlang, Hazard justru baru bisa menyumbang satu gol dan lima assist dari 15 penampilannya di semua ajang musim ini. Jelas itu adalah statistik yang buruk, jauh dari ekspektasi terhadap pemain seharga 100 juta Euro.

Terlepas dari fakta bahwa dia sudah mengalami dua jenis cedera berbeda sejak bergabung dengan Real Madrid, Hazard sama sekali tak membantah bahwa performanya tak sesuai harapan.

Meski demikian, mantan pemain Lille tersebut senang dengan pengalaman yang ia dapatkan pada kampanye musim ini. Hazard pun tampak optimis performanya akan membaik pada kampanye musim 2020/21 mendatang.

“Musim pertama saya di Madrid buruk, tapi tidak semuanya buruk. Ini adalah musim adaptasi. Saya baru akan dinilai di musim kedua. Tergantung bagaimana saya memberikan performa apik tahun depan.”

“Tim kami baik, saya bertemu banyak orang baru. Bagi saya, ini pengalaman luar bias. Saya pun masih terikat kontrak empat tahun lagi, semoga bisa berada dalam kondisi terbaik,” tutur Hazard kepada RTBF via Goal internasional.

Adapun, kompetisi La Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa musim ini sedang ditangguhkan sementara waktu. Tak lain penyebabnya adalah Wabah Virus Corona yang terus menyebar tak terkendali di Spanyol atau di Eropa secara umum.

Hazard sendiri juga mengikuti instruksi dari pemerintah setempat untuk melakukan karantina mandiri dengan berdiam diri di rumah. Begitu juga dengan para pemain Real Madrid lainnya.