Hindari Aturan FFP, PSG Berniat Pinjam Mbappe Dulu

Raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, dipercaya tengah mempertimbangkan kemungkinan transfer winger muda AS Monaco, Kylian Mbappe. Tapi, demi menghindari sanksi tegas dari aturan Financial Fair Play, Les Parisiens berniat untuk meminjam sang pemain terlebih dahulu selama satu musim.

Hindari Aturan FFP, PSG Berniat Pinjam Mbappe Dulu
\

Seperti diketahui, Mbappe memang menjadi salah satu pemain yang diincar sejumlah raksasa Eropa pada bursa transfer musim panas tahun ini. Wajar saja, winger Internasional Prancis tersebut tampil gemilang pada kampanye musim 2016/17 kemarin, mengantarkan AS Monaco jadi kampiun Ligue 1 Prancis dengan torehan 26 gol dan 14 assist.

Paris Saint-Germain diklaim sebagai salah satu klub yang mendambakan servis sang pemain, sebagaimana ambisi besar klub untuk memenangkan titel Liga Champions Eropa musim ini. Namun, mereka telah mendaratkan Neymar dari Barcelona yang ditebus seharga 222 Juta Euro, sehingga jika memaksakan diri menebus Mbappe yang banderolnya mencapai 130 Juta pounds, maka praktis PSG akan terkena sanksi berat dari aturan Financial Fair Play.

Nah, untuk menghindari sanksi tersebut, Paris Saint-Germain dipercaya akan tetap mendatangkan Mbappe namun dengan kesepakatan peminjaman selama satu tahun terlebih dulu. Menurut laporan media prancis, transfer pinjaman ini juga akan melibatkan Lucas Moura di dalamnya, dengan winger asal Brasil itu akan menuju ke arah sebaliknya.

Adapun PSG tampak begitu ngotot ingin mendatangkan talenta muda Prancis Mbappe, namun di momen ini mereka hanya mampu untuk meminjamnya setelah sebelumnya mengeluarkan uang sebesar £200 juta untuk Neymar seorang dan bertekad untuk tidak melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Sebenarnya, Paris Saint-Germain sendiri sudah melakukan pelanggaran terhadap aturan financial fair play setelah resmi menebus Neymar Jr lewat banderol 222 Juta euro dari Barcelona.