Joe Hart Ingin Permanen Tinggalkan Manchester City

Penjaga gawang Tim Nasional Inggris, Joe Hart, sepertinya sudah tidak lagi betah terus menerus menjalani karirnya sebagai pemain pinjaman dari satu klub menuju klub lain. Berdasarkan penuturan terkini, sosok berusia 31 tahun tersebut mengakui bahwa dia ingin pindah secara permanen.

Joe Hart Ingin Permanen Tinggalkan Manchester City

Sebagaimana diketahui, Joe hart memang sudah tak lagi menjadi pilihan utama Manchester city sejak kedatangan manajer Pep Guardiola pada musim panas tahun lalu. Sejak saat itu, dia kemudian harus meninggalkan Manchester City, mengingat tidak ada lagi tempat tersisa di tim utama Citizen untuk sang pemain. Akhirnya, Joe hart memutuskan pergi ke Italia dan bermain sebagai pinjaman bagi Torino.

Pada musim panas ini, masa pinjaman sang pemain berakhir, kembali ke Manchester City bukanlah opsi, sampai akhirnya Hart kembali menjalani status sebagai pinjaman di West Ham united untuk kampanye musim 2017/18 ini. Meskipun dengan cara tersebut dia mendapatkan kesempatan bermain sebagai reguler, namun Hart merasa tidak puas, karena sifatnya hanya sementara.

Sedangkan dia menginginkan kesempatan reguler yang bersifat tetap, tentu saja itu bisa terwujud jika Manchester City melepasnya secara permanen.

“Transfer permanen bakalan sulit, Saya tak berpikir ada banyak pilihan untuk saya pindah secara permanen. Jika ada, itu adalah situasi ideal saya. Ketika Anda bertanya, saya selalu menjawab dengan jujur, dan idealnya saya ingin pindah secara permanen di suatu tempat sehingga saya bisa menata hidup dan memiliki arah.”

“Ini adalah karier yang pendek. Uangnya memang luar biasa dan penting, tapi pada akhirnya saya adalah anak muda. Saya ingin bermain sepakbola, itulah yang ingin saya lakukan. Jika dipinjamkan adalah apa yang terjadi, sebenarnya tidak masalah.”

“Olahraga ini berkembanga begitu cepat, ada banyak orang yang ada pada situasi saya dan Anda punya pilihan. Anda bisa mengeluh tentang ini dan Anda bisa membuat komentar cerdas dan berusaha menemukan alasan mengapa ini terjadi atau Anda bisa melupakannya. Saya memilih yang terakhir,” tandasnya.