Kalah di Piala Super Italia, Pelatih Juventus Minta Maaf

Juventus kembali dikalahkan oleh Lazio, kali ini pada pertemuan di ajang Piala Super Italia. Jelas hasil tersebut mengecewakan bagi Bianconneri yang sedari awal mengusung misi balas dendam. Karenanya, pelatih Maurizio sarri lantas meminta maaf terkait kekalahan ini.

Sebagai Informasi, Juventus kembali berhadapan dengan Lazio pada laga Piala Supercopa Italia. Pertandingan tersebut dilangsungkan di King Saud University Stadium, Senin (23/12) dini hari WIB. Tentu saja, selain bertekad meraih gelar juara di ajang Piala Super Italia, Juventus bertekad membalaskan dendam kekalahan mereka pada pertemuan sebelumnya dari Lazio di panggung Serie A.

Sayang, alih-alih berhasil membayar dendam kekalahan tersebut, Juventus kembali takluk dengan skor yang sama dari Lazio. Bahkan, tim arahan Simone Inzaghi lebih dulu mencetak gol lewat Luis Alberto. Paulo Dybala berhasil menyamakan kedudukan di akhir babak kedua. Sayang sekali, Senad Lulic dan danilo Cataldi mengubur mimpi Si Nyonya Tua untuk meraih trofi pertama musim ini.

Kekalahan tersebut jelas menyakitkan bagi sang pelatih Maurizio Sarri. Mantan pelatih Napoli itu gagal meraih trofi pertamanya sejak membesut Bianconeri. Namun dia enggan menyalahkan para pemain Juventus, karena menurutnya mereka kehabisan banyak energi, baik secara fisik maupun secara mental. Di samping itu, menurutnya Lazio memang sedang berada dalam performa terbaik.

“Kami melalui laga ini dengan kekurangan energi secara fisik dan mental. Ini biasa terjadi, sementara Lazio sedang dalam performa yang sangat bagus.” kata Sarri seperti dilansir Soccerway.

Tapi terlepas dari kedua fakta tersebut, Sarri sadar bahwa kekalahan ini mengecewakan bagi para fans Juventus. Karena alasan tersebutlah dia meminta maaf, namun meminta para pemainnya untuk tidak terlarut dalam penyesalan kekalahan ini.

“Kami meminta maaf karena kehilangan gelar, namun kami masih memiliki banyak pertandingan dalam kompetisi yang harus dimainkan dalam lima bulan ke depan. Ada kemarahan, namun menangisinya tidak akan menyelesaikan masalah.” Tutupnya.

Faktanya ini adalah pertandingan terakhir Juventus di tahun 2019, setelahnya mereka akan berhadapan dengan Cagliari pada 6 Januari 2020 mendatang.