Karim Benzema Akui Inginkan Trofi Ballon d’Or

Striker andalan Real Madrid, Karim Benzema tidak bisa menampik fakta bahwa dia juga menginginkan trofi Ballon d’Or, setidaknya sekali sebelum gantung sepatu.

Sebagai informasi, Ballon d’Or sendiri merupakan penghargaan paling bergengsi di kalangan pemain sepakbola yang diberikan oleh France Football setiap tahun.

Penghargaan tersebut akan diberikan kepada pemain terbaik dunia dalam satu tahun, berdasarkan voting yang dilakukan oleh panelis. Para panelis sendiri terdiri dari Jurnalis, Pelatih dan Kapten Tim Nasional.

Sejauh ini, ada dua pemain yang mendominasi penghargaan tersebut, mereka adalah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Masing-masing secara berurutan telah mengoleksi 5 dan 6 Ballon d’Or.

Sedangkan musim ini, Karim Benzema lebih dijagokan memenangkan penghargaan tersebut. Pasalnya, pemain Prancis tak hanya tampil gemilang tapi juga mengantarkan Real Madrid jadi juara La Liga Spanyol.

Berbicara mengenai penghargaan tersebut, mantan pemain Lyon ini tak bisa menampik fakta bahwa ia juga memiliki hasrat untuk memenangkannya.

“Tentu saja, saya ingin memenangkan trofi tersebut,” ujar Benzema di kanal Youtubenya baru-baru ini.

Benzema bahkan bercerita bahwa sejak kecil dia sudah mendambakan trofi pemain terbaik dunia tersebut. Hanya saja, Benzema mengaku tak terlalu terobsesi dengan hal tersebut.

“Sejak saya kecil saya mendambakan trofi itu, namun saya tidak terobsesi sampai gila. Sebagai pesepakbola profesional, anda tentu memikirkan Ballon d’Or, terutama jika anda pemain yang kompetitif.” Tandasnya.

Lebih lanjut, Benzema berbicara tentang posisinya bermain di atas lapangan. Sang striker mengaku siap tampil di posisi manapun asal bisa memberikan kontribusi maksimal kepada klub.

“Saya tidak pernah mendefinisikan diri saya berdasarkan posisi bermain saya, entah sebagai pemain nomor sembilan, 10, atau 11. Saya seorang pesepakbola dan saya ingin menjadi pemain terbaik dunia.” ujarnya.

Asa Benzema untuk memenangkan Ballon d’Or tahun 2020 ini harus kandas. Pasalnya, France Football telah memastikan bahwa gelaran penghargaan tahun ini tidak akan diadakan.

Media asal Prancis tersebut menilai akan sulit membuat penilaian mengenai siapa pemain terbaik tahun ini, karena sebagian dari mereka tidak bisa menuntaskan kompetisi.