Liga Primer Optimis bisa Terapkan Jeda Musim Dingin

PremierLeagueLogoHal tersebut dituturkan oleh Martin Glenn, selaku direktur FA, hanya saja, optimisme tersebut dia pastikan masih belum bisa dilakukan sebelum kontrak hak siar TV habis pada 2019 mendatang. Terlebih dengan adanya banyak persetujuan yang harus didapat.

Liga Primer Inggris optimis dengan adanya jeda musim dingin yang biasanya berlangsung pada bulan Desember hingga Januari. Jeda Musim dingin ini selain untuk mengistirahatkan para pemain juga untuk menghormati liburan natal dan tahun baru.

Sudah ada banyak pihak yang mengusulkan agar jeda musim dingin Liga primer Inggris tersebut diterapkan, untuk mengikuti jejak Jerman dan Spanyol, yang terbukti lewat sistem tersebut mereka bisa meraih prestasi ketika bermain di level internasional bersama Tim Nasional masing-masing. Namun, bisa dipastikan saat ini, wacana tersebut masih belum bias diterapkan.

“Saya rasa, kami masih belum bisa menerapkan sistem tersebut. Agar bisa melakukannya, anda membutuhkan solusi yang bisa mencangkup semuanya. Anda butuh banyak persetujuan untuk hal itu. FA adalah pemilik kompetisi, pemilik Piala FA, dan Premier League serta English Football League dimana semua kompetisi itu juga harus setuju.”

“Ada konsensus yang mengatakan bahwa itu akan jadi ide yang bagus. Akan tetapi, saat ini Saya tidak akan mengatakan lebih. Kami tentu masih bisa sedikit mengatur jadwal pertandingan yang sangat padat, dan itulah alasan kenapa mulai musim ini, tidak akan ada replay atau leg kedua di perempat final Piala FA.”

“Andai pada akhirnya kita semua menginginkan jeda musim dingin, yang sebenarnya juga sangat diinginkan oleh FA, maka itu hanya bisa terjadi setelah hak siar TV Premier League selesai. Ada rasa takut tentang hilangnya tradisi laga Boxing Day dan Tahun Baru. Namun jeda bisa dilakukan setelah babak III Piala FA tepatnya pada pertengahan Januari.”

“Kami tidak bisa melakukan itu semuanya sendiri. Kami bisa melakukannya bersama liga, namun saya kira sudah mulai tumbuh konsensus untuk hal tersebut.” Ujar Martin Glenn kepada ESPN.

Add Comment