Martial Akui Sempat Takut Berkarir di Liga Primer Inggris

Anthony MartialAwalnya, penyerang muda Prancis itu sempat takut dengan intensitas pertandingan di Liga Primer Inggris, karena, kata orang-orang, sepakbola disana terkenal keras dan dipenuhi tekel-tekel brutal dari pemain lawan, namun akhirnya dia bisa beradaptasi dan sekarang justru menyukai Liga Primer Inggris.

Penyerang Muda Manchester United, Anthony Martial ternyata sempat merasa takut untuk berkarir di Liga Primer Inggris. Sebagaimana diketahui, martial memang bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu dengan banderol senilai 61 Juta Poundsterling dari AS Monaco. Usianya masih 20 tahun saat ini, maka tak heran jika banyak pihak yang bertanya-tanya tentang keputusan United merekrutnya dengan banderol setinggi itu. Namun, dalam laga debut, Martial berhasil menjawab semua ekspektasi dengan mencetak satu gol dan menyumbang satu assist dalam pertandingan melawan Liverpool di anfield ketika itu. Sekarang, sanjungan selalu didapat oleh sang pemain dan dia mendapat panggilan juga untuk membela Tim Nasional Prancis.

Namun siapa sangka, beberapa tahun lalu, sebelum bergabung dengan United, Martial ternyata sempat merasa takut dengan intensitas di Liga Primer inggris yang memang terkenal keras dan sengit.

”Pada awalnya, saya takut dengan Liga Primer Inggris karena saya dengar, Intensitas disana sangatlah tinggi. Tapi, ketika saya bertanding, saya sadar bahwa saya mampu mengikuti semua itu, dan saya sangat senang dengan itu karena sebagai pemain muda saya sempat merasa kesulitan untuk menuntaskan pertandingan, itu terjadi ketika usia saya masih 17 tahun dan mereka mengatakan bahwa saya memang harus melatih ketahanan saya” Kata Martial sebagaimana dilansir RTL.

Lebih lanjut, Martial menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak taku dengan tekel brutal dari para pemain lawan di ajang Liga primer. ”Tidak dengan intensitasnya, yang harus anda tahu adalah bagaimana cara menghindar dari itu semua dengan tidak mencederai diri sendiri” Tandasnya.

Add Comment