Messi adalah Yang Paling Menderita di Timnas Argentina

Lionel Messi adalah pemain yang sering kali menjadi sasaran kritik publik Argentina terkait nasib Tim nasional. Hal ini sangat disayangkan Sergio Aguero, karena faktanya mega Bintang Barcelona itu adalah yang bersemangat saat mengenakan kostum Albiceleste.

Pemain berjuluk La Pulga tersebut mungkin adalah pemain tersukses dalam sejarah Argentina. Dia telah memenangkan semua gelar juara di level klub bersama Barcelona, termasuk diantaranya empat trofi liga Champions Eropa.

Messi juga merupakan satu-satunya pemain yang meraih enam Ballon d’Or, mencatatkan sejumlah rekor fantastis yang sulit dilewati pemain lain sampai bertahun-tahun ke depan.

Tapi, kiprahnya bersama Timnas Argentina di level Internasional sungguh disayangkan. Messi belum pernah menjuarai gelar bergengsi bersama Les Albiceleste. Pencapaian terbaiknya adalah final Piala Dunia di tahun 2014 silam.

Tak ayal, fakta tersebut membuat Messi kemudian dibanjiri kritik. Hal inilah yang disayangkan Aguero, dia heran kenapa orang-orang selalu menjadikan Messi sebagai sasaran kritik kala Argentina gagal jadi juara.

“Saya tidak bisa mengerti kepada mereka selalu mengkritik Lionel Messi atas kiprahnya di tim nasional. Lionel Messi adalah pemain yang paling menderita dan dia terus bermain,” ucap Sergio Aguero kepada TyC Sport.

Messi sempat frustrasi dengan segala kritikan yang menderanya, dia bahkan sempat pensiun dari timnas Argentina. Terhitung sudah dua kali Messi mengumumkan keputusan pensiun, namun kemudian kembali bersedia membela panji Les Albiceleste.

Adapun, kompetisi Internasional Berikutnya yang bisa dimainkan Messi bersama Timnas Argentina adalah Copa America 2020. Sayangnya, kompetisi tersebut dipastikan mundur setahun ke depan karena pandemi Virus Corona.

Menurut Aguero, pandemi ini memang membuat segala aspek kehidupan menjadi mandeg, tak terkecuali sepakbola itu sendiri.

“Untuk saat ini, saya tidak memikirkan apa yang harus dilakukan. Semua yang terjadi, membawa klub pada masalah yang rumit,”

“Hingga tahun depan, itu dapat diperpanjang selama dua bulan atau lebih. Ada pemain yang mengakhiri kontrak tahun ini dan jika dimainkan pada Juli, Agustus atau September, klub akan mengalami masalah,” tambah striker andalan Manchester City tersebut.