Neymar Akui Ada Masalah di Jajaran Petinggi Barcelona

Meski sudah tidak lagi berstatus sebagai pemain Barcelona, tapi bukan berarti perhatian neymar begitu saja menghilang untuk klub Catalan. Bahkan, baru-baru ini dia mendoakan agar Mantan klubnya kembali kompetitif dan membenarkan adanya bobrok pada jajaran petinggi Barcelona.

Neymar Akui Ada Masalah di Jajaran Petinggi Barcelona

Seperti diketahui, Neymar telah menghabiskan empat tahun karirnya bersama dengan Barcelona, sejak didatangkan dari Santos pada bursa transfer musim panas tahun 2013 silam. Setelah empat tahun berlalu, memenangkan delapan trofi diantaranya, Neymar akhirnya memutuskan hengkang ke Paris Saint-Germain pada musim panas ini, dimana dia ditebus dengan banderol 222 Juta Euro oleh raksasa Prancis tersebut.

Sang pemain sendiri tak banyak berujar mengenai alasan dibalik keputusannya meningalkan Barcelona, klub yang katanya dia cintai dan bermain bersama pemain idolanya, Lionel Messi. Namun, klaimnya baru-baru ini soal bobroknya jajaran petinggi Barcelona sepertinya sudah cukup menjelaskan alasan tersebut.

Neymar mengakui bahwa ada beberapa pihak yang seharusnya tidak duduk di kursi direktur justru mengemban jabatan pada posisi tersebut. Dia sendiri berharap agar klub segera berbenah supaya bisa kembali kompetitif, tak hanya di spanyol tapi juga di Eropa.

“Ketika saya tiba di Barca, semuanya berjalan lancar. Namun kemudian terdapat beberapa direktur klub yang seharusnya tak berada di sana. Saya punya empat tahun yang luar biasa di sana, tapi Barca seharusnya pantas mendapatkan yang lebih baik. Saya punya banyak teman di sana, saya berharap semuanya jadi lebih baik di Barca dan mereka kembali kompetitif,” ungkap Neymar, seperti dikutip Football Espana.

Masalah dalam manajemen Barca sebelumnya diungkap oleh sahabat Neymar yang kini jadi rekannya di PSG, Dani Alves. Situasi yang juga membuat bek kanan berusia 34 tahun itu hengkang ke Juventus di bursa musim panas lalu.