HomeBerita

Sanksi Dicabut, Lionel Messi Bisa Kembali Bela Argentina

Sanksi Dicabut, Lionel Messi Bisa Kembali Bela Argentina
Like Tweet Pin it Share Share Email

Keputusan ini diambil setelah pihak Komite banding FIFA mengabulkan Banding yang telah diajukan Federasi Sepakbola Argentina (AFA) beberapa waktu lalu. Namun, ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan AFA, diantaranya mencari pelatih anyar.

Sanksi Dicabut, Lionel Messi Bisa Kembali Bela Argentina

Kabar gembira hadir untuk Tim Nasional Argentina di tengah-tengah perjuangan mereka untuk mendapatkan tiket ke ajang Piala Dunia 2018 mendatang, dimana kapten sekaligus pemain andalan tim, Lionel Messi, dipastikan sudah kembali dari masa sanksi suspensi.

Sebagaimana diketahui, Messi memang sempat disanksi suspensi sebanyak empat pertandingan oleh FIFA setelah dinilai mengumpat kepada hakim garis dalam laga kualifikasi piala Dunia melawan Chile. Ia sudah menjalani sanksi satu laga saat melawan Bolivia, yang berakhir dengan kekalahan 2-0 di pihak Argentina.

Penyerang Barcelona itu diharuskan menjalani sisa hukumannya melawan Uruguay, Venezuela, dan Peru. Akan tetapi, AFA Yang merasa tidak terima dengan sanksi ini, karena pentingnya peranan seorang Lionel Messi, akhirnya berkeras, mengajukan banding dan menegaskan bahwa Kapten mereka itu tidak bersalah dan tidak mengumpat atau menghina wasit. FIFA melalui Komite bandingnya kemiudian mengabulkan permintaaan AFA, dan sanksi Skorsing itupun resmi dicabut.

Bisa dikatakan, kabar baik ini sangat menggembirkan bagi argentina yang kini tengah terseok-seok di urutan kelima klasemen zona Conmebol. Karena bagaimanapun, Messi memegang peranan yang sangat besar atas sukses Les Albiceleste dalam beberapa tahun terakhir ini. Di ajang Kualifikasi Piala Dunia saja, MEssi telah mengemas empat gol bagi timnas.

Meski demikian, pekerjaan rumah AFA masih belum selesai mengingat posisi pelatih timnas masih kosong setelah Edgardo Bauza didepak pada April lalu. Menurut informasi yang terdengar, pelatih Sevilla, Jorge sampaoli adalah kandidat terkuat pengganti Bauza.